Musrenbang Kecamatan Tabalar 2024, Prioritas Pembangunan dan Komitmen Pemkab Berau
POSKOTAKALTIMNEWS,
BERAU : Pemerintah
Kabupaten Berau menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang)
tingkat Kecamatan di Pendopo Kecamatan Tabalar Pada Senin (19/2/24).
Bupati Berau, Sri Juniarsih, memaparkan capaian pembangunan
Kecamatan Tabalar di tahun anggaran 2023 dalam acara tersebut.
Musrenbang tahun ini mengangkat tema Penguatan Tata Kelola
Pemerintahan Dalam Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat. Sebanyak 490
usulan telah masuk dalam Sistem Informasi Perencanaan Pembangunan Daerah (SIPD)
dari Kecamatan Tabalar.
Camat Tabalar, Tri Anggoro Raharjo, menyampaikan prioritas hasil
kegiatan Musrenbang tingkat kampung. Di antaranya, perbaikan jalan poros
sepanjang 7 kilometer dari Kecamatan Sambaliung ke Tabalar, yang menjadi
urgensi akibat kondisi jalan yang bergelombang dan kerap menimbulkan kecelakaan
fatal.
"Jaringan listrik menjadi fokus penting, terutama di kampung
seperti Semurut dan Tabalar Muara bagian laut, yang belum mendapatkan pelayanan
listrik," ucap Camat.
Selain itu, pelayanan air bersih dan internet juga masuk dalam
usulan prioritas dari enam kampung di Kecamatan Tabalar.
Tri Anggoro Raharjo berharap usulan prioritas ini dapat diwujudkan
dan mengembangkan kemajuan kampung serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan komitmen
Pemkab Berau dalam mendorong kemajuan Kecamatan Tabalar melalui program
pembangunan infrastruktur jalan dan bantuan di berbagai sektor.
"Dalam rencana tahun 2024, Pemkab Berau berfokus pada
pembangunan fisik infrastruktur jalan dan bantuan di berbagai bidang,"
Ucap Sri.
Sri Juniarsih Mas menyatakan kesungguhan pihaknya dalam mencari
dan mengoptimalkan anggaran dari berbagai sumber seperti APBD Berau, Bankeu,
dan pemerintah pusat.
Pemkab Berau mengajak untuk menjadikan Musrenbang sebagai wadah penyeimbang dalam agenda pembangunan, dengan memberikan saran dan pendapat terhadap usulan prioritas.
Sri Juniarsih Mas menekankan perlunya menyelaraskan usulan dengan
kemampuan anggaran untuk mencapai maksimalisasi program pembangunan. (Sep/Nad)